BAB 5
EKOLOGI dan
Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia
1.
PERKEMBANGAN IPTEK
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang cukup pesat sekarang ini sudah menjadi realita sehari-hari bahkan
merupakan tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama
perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih
baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek, terutama teknologi
informasi (information technology) seperti internet sangat menunjang setiap
orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal maupun illegal
dengan menghalalkan segala cara karena ingin memperoleh keuntungan secara“potong
kompas”. Dampak buruk dari perkembangan “Dunia Maya”ini tidak
dapat dihindarkan dalam kehidupan masyarakat moderen saat ini dan masa depan.
2.
TINGKATAN TEKNOLOGI BERDASARKAN PENERAPANNYA:
- Teknologi Tinggi ( Hi – tech ). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : computer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Cirri – cirri teknologi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangannya, biaya perawatan tinggi, ketrampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah.
- Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederahan dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi maday ini bersifat setengah padat modal da padat karya, unsur – unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negeri dan keterampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.
- Teknologi Tepat Guna. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara – negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana.
3.
PEMENUHAN KEBUTUHAN PRIMER DAN SEKUNDER
3.1 Kebutuhan
Primer
Disebut juga kebutuhan alamiah, karena kebutuhan ini
berkaitan erat dengan kodrat kita sebagai manusia. Kebutuhan primer adalah
kebutuhan yang mutlak dan harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia.
Kebutuhan ini disebut juga kebutuhan pokok. Seandainya kebutuhan primer
tidak terpenuhi, maka kelangsungan hidup manusia akan terganggu. Contoh :
makan, minum, dll.
3.2 Kebutuhan
Sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan jenis kebutuhan yang
diperlukan setelah semua kebutuhan primer/pokok telah terpenuhi dengan baik.
Kebutuhan sekunder bersifat penunjang bagi kebutuhan primer. Contohnya antara
lain : Radio, perabotan rumah tangga, tas, alat tulis, dll
4.
PERANAN IPTEK TERHADAP EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA
BIDANG EKONOMI
4.1 Dampak positif :
- Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Tinggi
- Terjadinya Industrialisasi
- Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
- Persaingan dalam dunia kerja, akan menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditri
4.2 Dampak negatif:
- Terbukanya pasar bebas, memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri yang masuk dan dengan harga yang lebih murah, dapat mengurangi rasa kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.
- Terjadinya pengangguran bagi individu yang tidak memiliki skill dan kualifikasi sesuai dengan yang dibutuhkan
- Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan. Misalnya : konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
- Apabila tidak update dengan IPTEK yang semakin maju, kita akan dipermainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang sangat ahli dibidangnya (misalnya : hacker)
5.
BIDANG SOSIAL
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi.
Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam
bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya,
seperti media cetak, media elektronik selain untuk berkomunikasi, juga dapat
memperluas wawasan.
6.
BIDANG BUDAYA
Tergantung pada diri masyarakatnya sendiri. Masyarakat
harus selektif dan dapat bersifat kritis terhadap perkembangan IPTEK yang
semakin pesat. Hendaknya kita menggunakan teknologi tersebut seperlu dan
sepentingnya kita saja, jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik
itu waktu, kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakat sekitar, dll