Sabtu, 24 November 2012

Globalisasi



GLOBALISASI

Pengertian

* Kata "globalisasi" diambil dari kata global , yang maknanya ialah universal . 

* Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja ( working definition ), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. 

* Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial , atau proses sejarah , atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat . 
* Globalisasi, mengacu pada keseberagaman hubungan dan saling keterkaitan antara negara dan masyarakat yang membentuk sistem dunia modern. 

* Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa kosekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain 

* A.G.McGrew (1992) 
Globalisasi adalah sebuah istilah yg digunakan untuk menjelaskan perubahan-perubahan dalam masyarakat (changes) dan dalam perekonomian dunia yang dihasilkan oleh meningkat pesatnya perdagangan dan pertukaran kebudayaan. Dalam arti ekonomi, globalisasi mengacu terutama pada liberalisasi perdagangan atau perdagangan bebas ( free trade). 
* wikipedia Encyclopedia.
Globalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai ekonomi dengan orang-orang dari negara lain. 

Bank DUnia 
* Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang, dan gagasan melintasi batas-batas negara dan sebagai akibarnya terjadi integrasi ekonomi global (http://www.afsc.org/trade-matters/learn-about/glossry.htm) 

GLOBALISASI MENURUT PARA AHLI

* Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. 

* Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. 

* Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial . Setiap beberapa ratus tahun dalam sejarah manusia, transformasi hebat terjadi. Dalam beberapa dekade saja, masyarakat telah berubah kembali baik dalam pandangan mengenai dunia, nilai-nilai dasar, struktur politik dan sosial, maupun seni. Lima puluh tahun kemudian muncullah sebuah dunia baru. 

* Menurut A.G.McGrew globalisasi adalah? 
Akibat saling keterkaitan antara individu dan masyarakat dunia akan melahirkan? 

* Dalam arti ekonomi globalisasi berarti? 

* Integrasi ekonomi akan menyebabkan? 

Globalisasi,SMA XII IPA/IPS
# Pengertian Kunci Globalisasi

* Deteritorialisasi: (de-teritorial), batas geografis ditiadakan. 

Globalisasi,SMA XII IPA/IPS Ekonomi Politik Sosial Budaya (berikan contoh) Berikan Contoh Berikan Contoh
# Pengertian Kunci Globalisasi

* Transnasionalisasi: Melewati batas-batas anta negara. 

Globalisasi,SMA XII IPA/IPS Ekonomi Politik Sosial Budaya (berikan contoh) Berikan Contoh Berikan Contoh
# Pengertian Kunci Globalisasi

* Multilokal dan translokal: 

* Kecenderungan2 besar ke arah globalisasi ini tidak membunuh yang lokal, tetapi justru merangsang dan memperkuat daya hidup lokalitas. 

* (Ignas Kleden, 2004) 
# Tanda-tanda globalisasi

* Menguatnya ruang pribadi (person-space). Kebebasan, ide-ide, nilai lama diganti dg nilai baru, misal:materialistis. 

* Era persaingan/kompetisi. 
Naiknya intensitas hubungan antarbudaya, norma sosial, kepentingan, ideologi antar bangsa 

Cakupan Globalisasi 
* Multi dimensional 

* Globalisasi bersifat multidimensional 

* Globalisasi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini: politik, ekonomi, sosial, dan budaya. 

* Dengan demikian terjadilah globalisasi politik, globalisasi ekonomi, globalisasi sosial, globalisasi budaya. 
Globalisasi mengacu pada kenyataan bahwa kita semua semakin hidup dalam “satu dunia”, sebuah desa global ( global village) akibatnya terjadi saling ketergantungan (interdependent).
# Globalisasi POlitik

* Penyesuaian kedaulatan suatu negara dengan kepentingan global. 
Globalisasi Ekonomi

* Produk-produk lintas negara 

* Perusahaan-perusahaan multinasional 
Globalisasi Sosial

* Meningkatnya individualisme 

* Pola kerja baru 

Globalisasi Budaya
* Homogenitas budaya 
* Budaya instan 

Ciri-ciri Globalisasi 
* Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. 

* Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda 

* Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan eprdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). 

* Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion , literatur, dan makanan. 

* Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain. 
TEORI GLOBALISASI 

* Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat, yaitu: 

* Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut. 

* Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab. 

* Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat ) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi ( antiglobalisasi ) 
* Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos sematau atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi , dari produksi dan perdagangan kapital. 

* Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai " seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung ". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan. 
SEJARAH GLOBALISASI

* Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. 

* Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. 

* Saat itu, para pedagang dari Cina dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera ) maupun jalan laut untuk berdagang. 
* Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika . 

* Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang , Cina , Vietnam , Indonesia , Malaka , India , Persia , pantai Afrika Timur , Laut Tengah , Venesia , dan Genoa . 

* Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya , nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia. 
* Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa . Spanyol , Portugis , Inggris , dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. 

* Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet . 

* Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia. 
* Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. 

* Di Indonesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat , Unilever dari Belanda , British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini. 
* Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. 

* Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. 

* Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi . Alhasil, sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur. 

* Gerakan pro-globalisasi/ Pendukung globalisasi 

* menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. 

* Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh (...) . 

* Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi . 

* Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. 

* Gerakan antiglobalisasi 

* Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO ). 

* "Antiglobalisasi" dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial , sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. 

* Namun, orang-orang yang dicap "antiglobalisasi" sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya. 
# Irfan & Gang

* Globalisasi produksi 

* Globalisasi perdagangan 

* Globalisasi SDM/buruh/pekerja 

* Meningkatkan kemakmuran, dsb 

* Memperburuk neraca perdagangan 

* Globalisasi perekonomian.

Manusia dan Keadilan

Sebutkan macam-macam keadilan dan berikan contoh! Masing2 dua!

Menurut beberapa ahli keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia (Aristorteles), orang yang dapat mengendalikan diri,dan perasaannya dikendalikan oleh akal ( Plato ), memproyeksikan keadilan pada pemerintahan ( Socrates )

Macam-macam keadilan  :

Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Contoh : dr. Santo dipanggil seorang pasien, Yuni namanya. Sebagai seorang dokter  manjalankan tugasnya dengan baik. Sebaliknya, Yuni menanggapi lebih baik lagi. Akibatnya, hubungan mereka berubah dan dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis yang saling mencintai. Bila dr. Santo belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik saja, ada keadilan komutatif. Akan tetapi, karena dr.Santo sudah berkeluarga, hubungan itu merusak situasi rumah tangga, bahkan akan menghancurkan rumah tangga. Karena dr.Santo melalaikan kewajibannya sebagai suami, sedangkan Yuni merusak rumah tangga dr.Santo.

Bambang adalah salah seorang guru pembimbing di salah satu sekolah,yang didalamnya ada siswi bernama Yuna. Karena intensitas bertemu mereka besar sehingga keduanya saling jatuh cinta.seolah gayung bersambut ternyata Bambang belum menikah,dan pada akhirnya selesai Yuna menamatkan sekolahnya tersebut mereka menikah.

Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally). 

Sebagai contoh, Budi bekerja selama 40 hari sedangkan Alex bekerja 20hari. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Alex dan Budi, yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Budi menerima Rp.200.000,- maka alex harus menerima. Rp 100.000. Akan tetapi bila besar hadiah Alex dan Budi sama, justru hal tersebut tidak adil dan melenceng dari asas keadilan.
Nanda dan nindy bekerja di perusahaan yang sama,dan bekerja dibagikan yang sama pula akan tetapi dalam permasalahan pemberian gaji pihak perusahaan membedakannya karena alasan kekerabatan,dalam hal ini perusahaan melanggar asas keadilan yang berupa keadilan distributif

Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan clan hukum merupakan substansi rohani umum dan masyarakat yang membuat clan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Tha man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan, Sunoto menyebutnya keadilan legal.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakt bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik

Misalnya, seorang pengurus kesehatan mencampuri urusan pendidikan, atau seorang petugas pertanian mencampuri urusan petugas kehutanan. Bila itu dilakukan maka akan terjadi kekacauan.



Berikan macam-macam ketidak adilan yang ada didalam keluarga yg sering anda lihat dilingkungan,berikan 2 contoh

ketidakadilan yang sering sekali kita lihat adalah ketidak adilan dalam pemberian kasih sayang, menurut sebagian orang bahwa setiap orangtua banyak yang tidak adil dalam pemberian kasih sayang,walaupun setiap orangtua telah berusaha untuk benar-benar adil dalam pemberian kasih sayang tersebut.
Yang kedua adalah perhatian yang terlalu berlebihan,seperti contohnya para anak perempuan pada umumnya tidak diberi jatah untuk keluar larut malam,jikalau keluar malam pasti akan ditelfon terus menerus. Sebagian anak merasa terkekang dan selalu membandingkan dengan saudara laki laki nya.

Sebutkan macam-macam tanggung jawab dan berikan contoh tanggung jawab anda sebagai seorang mahasiswa dalam masing2 contoh tanggung jawab tersebut

Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengambangkan kepribadian sebagai manusia prbadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan menganai dirinya sendiri menunrut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral namun manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi manusisa mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri angan angan sendiri sebagai perwujudan dari pendapat perasaan dan angan angan masnusia berbuat dan bertindak.

Contoh : 

Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan Masyarakat kecil, keluarga terdiri dari suami-istri , ayah ibu dan anak anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkun nama baik keluarga tapi ketangung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan pendidikan dan kehidupan.
Contoh : 

Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusai tidak bisa hidup tanoa bantuan omanusia lain, sesua dengan kedudukannya sebagai mahluk social. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga mdengan demikian manusia disisni merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lain agat dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkat lkau dan perbuatannya harus dipertaggung jawabkan kepada masyarakat.
Contoh : 
Tanggung Jawab Terhadap Bangsa/Negeri
Bahwa setiap manusia adalah warga Negara suatu Negara dalam berpikir, berbuat, bertindak, ertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh : 

Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lpas daei hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suco melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban.
Contoh : setiap manusia wajib melaksanakan kewajiban nya mejalankan agama yang dipercayai nya, karena itu merupakan tanggung jawab dirinya terhadap Tuhan.


Sebutkan unsur2 dlm pandangan hidup

1. Cita-cita,apa yang diinginkan dan diimpikan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan.
2. Kebijakan, segala hal yang baik yang membuat manusia makmur,bahagia,damai , dan tenteram. 
3. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan.
4. Keyakinan atau kepercayaan,merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia.

Jumat, 26 Oktober 2012

Love,Art,and Estetical


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada) , ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan Kasih, adalah perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasih. Jadi Cinta Kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Adapun yang berpendapat, Cinta adalah curahan hati yang dimiliki setiap manusia terhadap apa yang membuat diri mereka nyaman terhadap sesama manusiadan makhluk lainnya, sedangkan kasih adalah rasa sayang terhadap sesama, jadi cinta kasih adalah rasa kepedulian manusia terhadap sesamanya maupun makhluk lain sehingga menimbulkan rasa kasih sayang.
Seperti makhluk hidup lainnya, manusia juga mengalami perkembangan. Dalam hal ini, perkembangan manusia terdiri atas tiga fase besar, yaitu anak-anak, dewasa dan tua. Dalam setiap fase, cinta kasih berkembang dalam proses yang berbeda-beda.
Pada fase anak-anak, mereka menerima cinta kasih dari saudara-saudaranya dan cinta kasih yang lebih diperoleh dari orang tuanya. Pada fase remaja, cinta kasih mulai ditanamkan dalam dirinya sehingga dalam fase ini merupakan masa pembentukan pribadi untuk menanamkan cinta kasih. Sedangkan pada fase tua, mereka lebih banyak memberikan cinta kasih kepada anak-anaknya.
Cinta sama sekali bukan nafsu, peryataan ini penting bagi remaja karena pada masa ini emosi seksual meraka sedang melonjak. Perbedaan antara cinta dan nafsu adalah :
- Cinta bersifat manusiawi, hanya pada manusialah Cinta timbul dan berkembang, sedangkan pada binatang terbatas pada naluri untuk melindungi.
- Cinta bersifat rokhaniah, sedangkan cinta sifatnya jasmaniah. Rasa cinta dapat memberikan semangat dalam hidup bagi orang yang mencintai dan bagi yang menerimanya, dirasakan sebagai kebahagiaan. Sedangkan nafsu cenderung memuaskan dorongan seks semata.
- Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu senantiasa menuntut.
Sedangkan Pengertian tentang cinta yang diungkapkan oleh Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul Segitiga Cinta, bukan cinta segitiga. Dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman, kemesraan.
- Keterikatan yaitu adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
- Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia, dst.
- Kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kengen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang mengatakan sayang, saling mencium, merangkul, dsb.
Setelah diberikan uraian tentang cinta sejati oleh tiga ahli di atas, berikut ini akan dijelaskan masalah kasih. Telah dikemukakan bahwa kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasih.(
http://iqbalperdana26.blogspot.com/2012/04/pengertian-cinta-kasih.html)
2.      Sebutkan nilai estetik keindahan dan berikan contoh!
Estetika adalah cabang ilmu yang membahas masalah keindahan. Bagaimana keindahan bisa tercipta dan bagaimana orang bisa merasakannya dan memberi penilaian terhadap keindahan tersebut. Secara etimologi, estetika diambil dari bahasa Yunani, aisthetike yang berarti segala sesuatu yang dapat dicerna oleh indra. Estetika membahas refleksi kritis yang dirasakan oleh indera dan memberi penilaian terhadap sesuatu, indah atau tidak indah, beauty or ugly. Estetika disebut juga dengan istilah filsafat keindahan.
Emmanuel Kant meninjau keindahan dari 2 segi, pertama dari segi arti yang subyektif dan kedua dari segi arti yang obyektif. a. Subyektif: Keindahan adalah sesuatu yang tanpa direnungkan dan tanpa sangkut paut dengan kegunaan praktis, tetapi mendatangkan rasa senang pada si penghayat. b. Obyektif: Keserasian dari suatu obyek terhadap tujuan yang dikandungnya, sejauh obyek ini tidak ditinjau dari segi gunanya. Bagi Immanuel Kant , sarana kejiwaan yang disebut cita rasa itu berhubungan dengan dicapainya kepuasan atau tidak dicapainya kepuasaan atas obyek yang diamati. Rasa puas itu pun berkaitan dengan minat seseorang atas sesuatu. Suatu obyek dikatakan indah apabila memuaskan minat seseorang dan sekaligus menarik minatnya. Pandangan ini melahirkan subyektivisme yang berpengaruh bagi timbulnya aliran-aliran seni modern khususnya romantisme pada abad ke-19.
Menurut Al-Ghazali, keindahan suatu benda terletak di dalam perwujudan dari kesempurnaan. Perwujudan tersebut dapat dikenali dan sesuai dengan sifat benda itu. Disamping lima panca indera, untuk mengungkapkan keindahan di atas Al Ghazali juga menambahkan indra ke enam  yang disebutnya dengan jiwa (ruh) yang disebut juga sebagai spirit, jantung, pemikiran, cahaya. Kesemuanya dapat merasakan keindahan dalam dunia yang lebih dalam yaitu nilai-nilai spiritual, moral dan agama.
Kaum materialis cenderung mengatakan nilai-nilai berhubungan dengan sifat-sifat subjektif, sedangkan kaum idealis berpendapat nilai-nilai bersifat objektif. Andaikan kita sepakat dengan kaum materialis bahwa yang merupakan nilai keindahan itu merupakan reaksi-reaksi subjektif, maka benarlah apa yang terkandung dalam sebuah ungkapan “Mengenai masalah selera tidak perlu ada pertentangan”. Sama seperti halnya orang-orang yang menyukai lukisan abstrak, jika sebagian orang mengatakan lukisan abstrak aneh, maka akan ada juga orang yang mengatakan bahwa lukisan abstrak itu indah. Reaksi ini muncul dalam diri manusia berdasarkan selera.
Pada akhirnya pembahasan estetika akan berhubungan dengan nilai-nilai sensoris yang dikaitkan dengan sentimen dan rasa. Sehingga estetika akan mempersoalkan teori-teori mengenai seni.
Dengan demikian estetika merupakan sebuah teori yang meliputi:
a.    Penyelidikan mengenai sesuatu yang indah
b.    Penyelidikan mengenai prinsip-prinsip yang mendasari seni
c.    Pengalaman yang bertalian dengan seni, masalah yang berkaitan dengan
penciptaan seni, penilaian terhadap seni dan perenungan atas seni.
Dari pernyataan di atas, estetika meliputi tiga hal yaitu fenomena estetis, fenomena persepsi, fenomena studi seni sebagai hasil pengalaman estetis.(http://filsafat.kompasiana.com/2011/12/07/estetika-dan-filsafat-keindahan/)
contoh : 

b. Jelaskan keserasian dalam keindahan dan berikan contoh!
KEINDAHAN
Secara Implisit memikirkan sesuatu secara mendalam yang merupakan hasil dari merenung (melakukan renungan) termenung. sehingga terciptalah seni yang merupakan pengungkapan dari perasaan manusia, yang biasanya berbetuk sebuah pengalaman, kesan,
yang diwujudkan melalui penghayatan yang menghasilkan gambar angan lalu melalui perantaraan berbaa garis, gerak, warna, suar, bentuk sehingga penikmat seni bisa mendalami
dengan merasakan perasaan yang dicurahkan seniman, selain itu seni yang tercipta juga didasarkan realita yang ada bergerak diatas taraf duniawi berkonsep ide.
Realita dengan keinginan sementara diwujudkan terluarnya oleh dunia obyektif yang juga meiliki perwujudan benda khusus dikemas dalam pengetahuan praktis yang dihubungkan degan
benda tersebut yang diarahkan pada ide - ide dan merenungkannya demi ide itu sendiri.

pemenuhan keinginan bawah sadar dari seorang seniman juga merupakan suatu proses penciptaan seni secara terselubung yang tujuan utamanya menyeimbangkan mental. Lalu secara imaginatif tersalur kegiatan kreatif yang pada akhirnya menghasilkan karya seni tertanda
secara Simbolic menggambarkan keadaan / perasaan / realitas yang serupa.


KESERASIAN

Kata keserasian berasal dari kata serasi yang artinya pas, perpaduan yang tepat dan sesuai, tidak berlebihan, cocok, seimbang. Misalnya, perpaduan antara suara-suara sehingga terbentuk suatu suara vokal bulat yang menciptakan keserasian. contoh lainnya semakin serasi antara perkataan dan perbuatan, tentunya akan semakin indah pula pribadi seseorang.

menurut saya, suatu keserasian pun terbentuk dari pertentangan. sama halnya dengan keindahan yang jga tersusun dari keseimbangan, keterbalikan (yang dalam hal ini digambarkan oleh pertentangan), kesetagkupan, dan keselarasan.
Intinya seni merupakan suatu kumpulan / gabungan dari suatu hubungan yag serasi antar tiap hal yang terwujud dalam suatu benda - benda.

untuk mengenali keindahan akan suatu benda tersebut, dalam suatu penciptaan seni yakni mengenali sifat dasar dari keindahan dar berbagai pengamatan, apa sih yang membuat benda itu terlihat indah? bukan hanya menurut gambaran pendapat selera orang - orang saja. namun lebih ke sifat benda sendiri. Kualitas nilai estetik pada suatu benda yang melekat dan tak tergantikan. Hal ini tentunya bertentangan dengan paham subyektif yang mendeskripsikan bahwa indah atau tidaknya suatu benda berasal dari pengamatan / perasaan pada pengamatnya,
bagaimana nilai estetik yang tersalur oleh pengamat melalui perasaan yang dirasa pengamat sehingga benda tersebut terlihat indah.
perlu adana keseimbangan da keserasian antara unsur benda yag dinilai indah dan manusia sebagai pengamat dalam menentukan keindahan dari benda tersebut. seberapa jaukah
keindahan itu tersalur pada perasaan pengamat.
Contoh :
Berikan contoh sehari-hari anda tentang penderitaan. Sebab penderitaannya, dan pengaruh penderitaan tersebut!

Sepasang suami-istri yang telah lama hidup bersama dan telah dikaruniai seorang anak. Namun dalam proses kehidupan yang mereka lewati menemui beberapa konflik yang mengharuskan mereka berpisah. Sedangkan anak di wajibkan memilih kehidupannya ingin ikut ayah atau ibu. Anak mengalami dilema dalam kehhidupannya,dan tidak sedikitpula anak yang hidup dalam kondisi seperti ini menunjukan keinginan mereka dengan melakukan beberapa tindakan negatif.
Sebab :
-          Karena ketidak harmonisan keluarga
-          Ketidak siapan anak dalam menerima kondisi yang ada
-          Keegoisan  orangtua
Pengaruh:       
-          Anak tersebut akan menjadi pribadi yang introvert
-          Anak akan berpikir bahawa cinta itu tidak ada gunanya
-          Anak akan melakukan berbagai cara agar kedua orangtuanya memperhatikannya

Jumat, 19 Oktober 2012

Ilmu Budaya Dasar


1.      Selidiki kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di lingkungan anda, berikan pendapat tentang nilai-nilai yang berlaku pada lingkungan tersebut!
Contoh kasus:
Zaman dulu masih banyak permainan-permainan tradisional seperti contohnya gobak sodor,lompat karet,congklak dan beberapa  permainan menyehatkan lainnya,namun sayang ditengah kemajuan zaman yang kian modern ini telah mengikis beberapa permainan tersebut dan mulai beralih kepada permainan baru yang lebih canggih dan modern, seperti contohnya PSP dan PS
Nilai-nilai Positif:
1.       Anak lebih mengenal teknologi

Negatif:
1.       Anak akan cenderung bermalas-malasan dirumah
2.       Anak akan menjadi pribadi yang introvert, acuh terhadap keadaan sekitar, sulit mengontrol emosi dan sulit untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan
3.       Tingkat kesehatan pada anak menurun,mengingat kurangnya kegiatan bergerak pada anak.

2.       Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan  dan berikan contoh!
A. Faktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial dan Kebudayaan
Secara umum, sebab terjadinya suatu perubahan dalam masyarakat adalah karena adanya sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan lagi. Mungkin saja karena ada factor baru yang lebih memuaskan masyarakat sebagai pengganti factor yang lama. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa sebab-sebab tersebutmungkin bersumber pada masysarakat itu sendiri dan ada yang letaknya diluar (faktor intern). Sebab-sebab itu antara lain adalah:
  1. Bertambah atau berkurangnya penduduk.
Pertambahan penduduk yang terjadi sangat cepat menyebabkan terjadinya perubahan dalam struktur masyarakat, terutama pada lembaga kemasyarakatnya. Misal, orang lantas mengenal hak milik individual atas tanah, sewa tanah, bagi hasil dan lain sebagainya yang sebelumnya belum dikenal.
Berkurangnya penduduk mungkin disebabkan karena perpindahan penduduk dari kota ke desa atau transmigrasi. Perpindahan penduduk mengakibatkan kekosongan, misalnya dalam bidang pembagian kerja yang mempengaruhi lembaga-lembaga kemasyarakatan. perpindahan penduduk telah berlangsung selama ratusan ribu lamanya didunia ini.
2.      Penemuan-penemuan Baru.
Suatu proses sosial dan kebudayaan yang besar, tetapi terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama, adalah inovasi. Proses tersebut meliputi suat penemuan baru, jalannya unsur-unsur kebudayaan baru yang tersebar ke lain-lain bagian masyarakat, dan cara-cara unsur kebudayaan baru tadi diterima, dipelajari, dan akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan. Penenemuan baru sebagai akibat terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pngertian dari discovery dan invention.
Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alasan atau gagasan yang diciptakan oleh seorang individu. Discovery baru berubah menjadi invention  kalau masyarakat sudah mengakui, menerima dan menerapkan penemuan baru itu.
Apabila ditelaah lebih lanjut lagi tentang penemuan baru, terlihat ada beberapa faktor pendorong yang dipunyai masyarakat, antara lain adalah:
a)      Kesadaran individu-individu akan kekurangan dalam kebudayaannya.
b)      Kualitas ahli-ahli dalam suatu kebudayaan.
c)      Perangsang bagi aktivitas-aktivitas penciptaan dalam masyarakat.
Didalam setiap masyarakat tentu ada individu yang sadar akan adanya kekeurangan dalam kebudayaan masyarakatnya. Sebagian orang menerima kekurangan-kekurangan tersebut sebagai hal yang diterima begitu saja. Sebagian orang yang tidak puas dengan keadaan akan tetapi tidak mampu memperbaiki keadaan tersebut. Mereka inilah yang kemudian menjaci pencipta-pencipta baru tersebut.
3.      Pertentangan Masyarakat
Pertentangan-pertentangan mungkin terjadi antara individu-kelompok, kelompok-kelompok. Pada umumnya masyarakat tradisional di Indonesia bersifat kolektif. Segala kegiatan didasarkan pada kepentingan masyarakat. Kepentingan individu walaupun diakui tapi mempunyai fnganungsi sosial. Banyak timbul pertentangan antara kepentinga individu denga kelompoknya, yang dalam hal-hal tertentu dapat menimbulkan perubahan-perubahan.
Pertentangan antar kelompok mungkin terjadi pada generasi muda dengan generasi tua. Pertentangan-pertentangan demekian itu kerap terjadi, apalagi pada masyarakat yang sedang berkembang dari tahap tradisional menuju ketahap modern. Generasi muda yang belum terbentuk kepribadiaannya lebih mudah menerima unsur-unsur kebudayan asing atau barat yang dalam beberapa hal mempunyai taraf yang lebih tinggi. Keadaan demikian dapat menimbulkan perubahan-perubahan dalam masyarakat. Misalnya, pergaulan bebas antara wanita dengan laki-laki, cara berpakaian, atau derajat wanita yang kian sama di dalam masyarakat dan lain-lain.
4.      Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi.
Revolusi yang terjadi di Rusia pada 1917 telah menyulut terjadinya perubahan-perubahan besar bagi negra rusia yang dulu adalah kerajaan berubah menjadi dictator proletariat yang dilandaskan pada doktrin marxis. Segenap lembaga kemasyarakatan , mulai dari bentuk egara sampai keulrga mengalami perubahan yang mendasar.
Suatu perubahan sosial dan kebudayaan dapat pula bersumber pada sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri (factor ekstern) antara lain:
  • Sebab-sebab yang berasal dari alam.
Terjadinya gempa bumi, banjir, tanah longsor dan lain-lain mungkin menyebabkan masyarakamasyarakat terpaksa harus meninggalkan tempat tinggalnya. Misal, pada waktu dulu masyarakat dulu berburu kini berpindah ke pertanian.
Sebab yang bersumber pada lingkungan alam, kadang-kadang disebabkan oleh tindakan manusia itu sendiri. Misalnya penggunaan tanah yang sembrono tanpa memperhitungkan kelestarian humus tanah, penebanagan hutan yang liar dapat menyebabkan banjir.
  • Peperangan.
Perang dengan negara lain dapat menimbulkan perubahan, karena negara yang menang akan memaksakan kebudayaannya kepada negara yang kalah.
  • Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain.
Apabila sebab-sebab bersumber pada masyarakat lain, maka mungkin kebudayaan lain melancarkan pengaruhnya. Hubungan secara fisik antara dua masyarakat mempunyai kecerendungan untuk menimbulkan hubungan timbal-balik, artinya masing-masing masyarakat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain itu. Apabila salah satu kebudayaan yang bertemu mempunyai taraf teknologi yang lebih tinggi maka yang terjadi adalah proses imitasi yaitu peniruan terhadap budaya lain. Mula-mula unsur-unsur tersebut ditambahkan kebudaya asli namun lanbat laun kebudayaan asli diubah dengan kebudayaan asing tersebut.

B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Sosial
Perubahan sosial budaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi itu terdiri dari faktor pendorong dan penghambat yang dapat berasal dari dalam maupun luar masyarakat. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat.

  • Faktor-Faktor yang Mendorong Perubahan Sosial dan Budaya
  1. Kontak Dengan Kebudayaan Lain
Perubahan sosial dan budaya akan berjalan dengan cepat apabila masyarakat sering melakukan kontak dengan kebudayaan lain. Salah satu proses yang mempercepat kontak dengan kebudayaan lain adalah proses difusi. Dengan terjadinya difusi, suatu penemuan baru yang telah diterima oleh masyarakat dapat diteruskan dan disebarkan pada masyarakat luas sampai semua masyarakat dapat menikmati kegunaannya. Selain difusi, proses yang mempercepat kontak sosial juga dapat terjadi karena akulturasi, namun akulturasi bersifat continue dan memerlukan hubungan dekat.
2.      Sistem Pendidikan Formal Yang Lebih Maju
Pendidikan formal sangat penting, karena dengan pendidikan formal masyarakat akan mendapatkan nilai-nilai tertentu untuk menerima hal-hal baru dan berpikir lebih rasional dan ilmiah serta cara pandang terhadap masalah yang lebih obyektif.
3.      Toleransi
Masyarakat yang memiliki sikap toleransi cenderung akan mudah menerima hal-hal yang baru, sehingga proses perubahan sosial budaya akan berjalan lebih cepat karena masyarakat sangat toleran dengan perilaku menyimpang. Dalam hal ini dapat berupa penyimpangan positif maupun negatif.
Contoh: dahulu pekerjaan sopir hanya dilakukan oleh seorang laki-laki, namun sekarang ini masyarakat tidak merasa risih apabila perempuan bekerja sebagai sopir.
4.      Sistem Stratifikasi Terbuka
Dengan sistem stratifikasi terbuka maka hal itu akan memberikan kesempatan adanya gerak sosial vertikal dan peluang yang luas bagi individu untuk meningkatkan diri untuk maju dan berusaha menaikkan status sosial dalam masyarakat.
Contoh: seorang anak yangt terlahir dari keluarga petani miskin, dengan kemampuan secara akademis anak itu mendapatkan pekerjaan yang bagus. Dengan begitu anak itu mampu menaikan status sosial dirinya dan keluarganya.
  1. Penduduk yang Heterogen
Dalam masyarakat heterogen yang memiliki latar kebudayaan, ras dan ideologi yang berbeda akan mudah dan sering terjadi pertentangan yang akan memicu terjadinya perubahan tersebut.
Contoh: masyarakat di perkotaan, di dalamnya terdapat masyarakat yang berbeda-beda kebudayaan. Misalnya: Suku Batak, Jawa, Bugis, dsb. Dengan keadaan itu masyarakat sering berinteraksi dan memungkinkan terjadi perubahan.
5.      Ketidakpuasan Masyarakat Terhadap Berbagai Bidang Kehidupan
Ketidakpuasan ini, baik dalam sistem kemasyarakatan, ekonomi dan keamanan akan mendorong masyarakat melakukan perubahan sistem yang ada dengan cara menciptakan sistem baru agar sesuai dengan kebutuhan.
Contoh: masyarakat tidak puas dengan kebijakan ekonomi dari pemerintah, kemudian masyarakat menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah melalui DPR.
6.      Orientasi Masa Depan
Seseorang dalam masyarakat pada umumnya beranggapan bahwa masa yang akan datang berbeda dengan masa sekarang sehingga masyarakat berusaha menyesuaikan diri baik yang sesuai keinginannya. Untuk itu masyarakat umumnya berusaha melakukan perubahan-perubahan agar dapat menerima masa depan.
Contoh: sekarang ini masyarakat harus berusaha memperbaiki keadaan ekonomi karena untuk menghadapi krisis global.
7.      Sikap Menghargai Hasil Karya Seseorang dan Keinginan Untuk Maju
Sikap menghargaai hasil karya seseorang akan menjadi motivasi untuk menjadi pribaadi yang lebih baik.
Contoh: hadiah nobel misalnya akan mendorong seseorang untuk menciptakan pemikiran dan penemuan-penemuan baru.
8.      Pandangan dan Nilai Bahwa Manusia Harus Senantiasa Berusaha Untuk Memperbaiki Dirinya
Dalam masyarakat terdapat ajaran agama bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang apabila seseorang tersebut tidak mau berusaha.
Contoh: seseorang ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus maka harus berusaha dengan cara belajar keras dan pantang menyerah.

  • Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya
  1. Kurangnya Hubungan Dengan Masyarakat Lain
Masyarakat yang sedikit berhubungan dengan masyarakat lain akan sulit mengalami perubahan, karena perubahan akan terjadi apabila dalam suatu masyarakat terjadi kontak sosial. Biasanya masyarakat yang kurang berhubungan dengan masyarakat lain adalah masyarakat yang hidup terasing atau terpencil.
Contoh: masyarakat suku pedalaman akan sulit mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi pada masyarakat lain karena kurang dan sulit berkomunikasi.
2.      Perkembangan Ilmu Pengetahuan Yang Terlambat
Hal tersebut dapat terjadi karena masyarakat itu terasing atau sengaja mengasingkan diri, atau misalnya pernah dijajah bangsa lain sehingga mendapatkan pembatasan.
Contoh: masyarakat kelas bawah sulit mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga pemikirannya kurang terbuka.
3.      Sikap Masyarakat yang Sangat Tradisional
Sikap ini terdapat pada masyarakat yang masih mengagung-agungkan tradisi lama dan beranggapan bahwa tradisi tidak dapat dirubah. Hal itu sangat menghambat perubahan.
Contoh: di zaman modern ini masih banyak masyarakat yang mengkaitkan keadaan alam dengan hal-hal yang irasional, walaupun sebenarnya fenomena alam itu dijelaskan secara ilmiah.
4.      Rasa Takut Akan Terjadinya Kegoyahan Pada Integritas Kebudayaan.
Integrasi sosial mempunyai derajat yang berbeda. Unsur-unsur luar dikhawatirkan akan menggoyahkan integrasi sosial dan menyebabkan perubahan-perubahan pada aspek tertentu dalam masyarakat.
5.      Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam Dengan Kuat (Vested Interest)
Dalam suatu masyarakat selalu terdapat kelompok-kelompok yang menempati kedudukan tertentu. Biasanya dari kedudukan mereka mendapatkan keuntungan-keuntungan tertentu dan hak-hak istimewa.
6.      Hambatan-Hambatan Yang Bersifat Ideologis
Masyarakat sering beranggapan bahwa pandangan hidup yang telah tertanam lama dan telah menjadi ideologi dapat terancam oleh setiap usaha perubahan unsur-unsur kabudayaan.
Contoh: masyarakat Minang menganut matrialisme, maka masyarakat akan sulit menerima ideologi baru bahwa derajatnya lebih tinggi.
7.      Prasangka Terhadap Hal-Hal Baru  Atau Asing (Sikap Tertutup)
Sikap ini umumnya terjadi pada masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain. Mereka menjadi curiga terhadap hal-hal yang berasal dari luar, karena pengalaman pahit sebagai bangsa terjajah.
Contoh: sebagian masyarakat masih mempunyai anggapan bahwa munculnyya internet adalah salah satu bentuk penjajahan bangsa barat melalui media elektronik.
8.      Adat Istiadat (Kebiasaan)
Adat atau kebiasaan merupakan pola perilaku anggota masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Jika pola-pola perilaku tidak lagi efektif memenuhi kebutuhan pokok, maka akan muncul krisis adat atau kebiasaan dan akan sulit diubah.
Contoh: seorang ibu yang hidup dalam masyarakat desa telah terbiasa menumbuk padi secara manual, walaupun sekarang telah ada alat yang lebih efisien namun kebanyakan masyarakat enggan menggunakannya. (sumber : http://ittemputih.wordpress.com/2011/11/05/faktor-penyebab-perubahan-sosial-budaya/)
IBD (Ilmu Budaya Dasar) sering di hubungkan dengan kesusastraan dalam prosa dan puisi.  Berikan contoh-contoh dan nilai-nilai yang di peroleh pembaca lewat sastra baik prosa dan puisi.

SAJAK MATAHARI
Oleh :

W.S. Rendra
Matahari bangkit dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samodra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.
Wajahmu keluar dari jidatku,
wahai kamu, wanita miskin !
kakimu terbenam di dalam lumpur.
Kamu harapkan beras seperempat gantang,
dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !
Satu juta lelaki gundul
keluar dari hutan belantara,
tubuh mereka terbalut lumpur
dan kepala mereka berkilatan
memantulkan cahaya matahari.
Mata mereka menyala
tubuh mereka menjadi bara
dan mereka membakar dunia.
Matahri adalah cakra jingga
yang dilepas tangan Sang Krishna.
Ia menjadi rahmat dan kutukanmu,
ya, umat manusia !
Yogya, 5 Maret 1976
Potret Pembangunan dalam Puisi
(http://zhuldyn.wordpress.com)

SAJAK MATA-MATA
Oleh :

W.S. Rendra
Ada suara bising di bawah tanah.
Ada suara gaduh di atas tanah.
Ada ucapan-ucapan kacau di antara rumah-rumah.
Ada tangis tak menentu di tengah sawah.
Dan, lho, ini di belakang saya
ada tentara marah-marah.
Apaa saja yang terjadi ? Aku tak tahu.
Aku melihat kilatan-kilatan api berkobar.
Aku melihat isyarat-isyarat.
Semua tidak jelas maknanya.
Raut wajah yang sengsara, tak bisa bicara,
menggangu pemandanganku.
Apa saja yang terjadi ? Aku tak tahu.
Pendengaran dan penglihatan
menyesakkan perasaan,
membuat keresahan –
Ini terjadi karena apa-apa yang terjadi
terjadi tanpa kutahu telah terjadi.
Aku tak tahu. Kamu tak tahu.
Tak ada yang tahu.
Betapa kita akan tahu,
kalau koran-koran ditekan sensor,
dan mimbar-mimbar yang bebas telah dikontrol.
Koran-koran adalah penerusan mata kita.
Kini sudah diganti mata yang resmi.
Kita tidak lagi melihat kenyataan yang beragam.
Kita hanya diberi gambara model keadaan
yang sudah dijahit oleh penjahit resmi.
Mata rakyat sudah dicabut.
Rakyat meraba-raba di dalam kasak-kusuk.
Mata pemerintah juga diancam bencana.
Mata pemerintah memakai kacamata hitam.
Terasing di belakang meja kekuasaan.
Mata pemerintah yang sejati
sudah diganti mata-mata.
Barisan mata-mata mahal biayanya.
Banyak makannya.
Sukar diaturnya.
Sedangkan laporannya
mirp pandangan mata kuda kereta
yang dibatasi tudung mata.
Dalam pandangan yang kabur,
semua orang marah-marah.
Rakyat marah, pemerinta marah,
semua marah lantara tidak punya mata.
Semua mata sudah disabotir.
Mata yangbebas beredar hanyalah mata-mata.
Hospital Rancabadak, Bandung, 28 Januari 1978
Potret Pembangunan dalam Puisi
(http://zhuldyn.wordpress.com)
Nilai- nilai yang terkandung dalam puisi :
            Sajak Matahari:
1.      Rahmat Tuhan
2.      Matahari sebagai tumpuan kehidupan alam
Sajak Mata-mata:
1.      Kebebasan mengutarakan pendapat dibatasi
2.      Kekuasaan mengendalikan ruang bebas
3.      Rakyat hanya terpaku pada apa yang ada.