Komunikasi merupakan intisari interaksi sosial. Selama
hidup manusia menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dalam beragam bentuk, cara
dan situasi. Cara komunikasi dipilih sesuai dengan kebutuhan baik lisan,
tulisan atau bahkan lambang-lambang. Dalam proses komunikasi manusia terkadang
menggunakan media sebagai alat penyaluran pesan.
Winnet
Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud
dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas,
rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut.
Raymond Ross
Komunikasi
adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar
membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa
dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
Bernard
Barelson & Garry A. Steiner
Komunikasi
adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya
dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
b.
Proses komunikasi
Proses
komunikasi berkaitan dengan bagaimana komunikasi itu berlangsung. Untuk
memahami proses komunikasi itu, berikut akan disajikan gambaran proses
komunikasi secara sederhana.
1.Sender
Dalam konteks organisasi merupakan
karyawan atau manajer yang memiliki ide, niat-niat, informasi, dan tujuan untuk
berkomunikasi.
2.Encoding (pengkodean)
Pengkodean dilakukan untuk
menerjemahkan ide komunikator menjadi sekumpulan simbol yang sistematis yang
mengungkapkan makna informasi dikomunkasikan.
3.Message (pesan)
Pesan merupakan apa yang ingin
disampaikan setiap individu kepada orang lain, dan bentuk pesan sangat
tergantung media yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut.
4.Channel message (perantara)
Perantara adalah sarana yang
digunakan untuk menyampaikan pesan. Organisasi menyediakan informasi kepada
anggotanya dengan berbagai cara, termasuk komunikasi tatap muka, telepon,
pertemuan kelompok, komputer, memo, pernyataan kebijaksanaan, sistem imbalan,
jadwal produksi, dan ramalan penjualan.
5. Decoding
Decoding adalah proses
menginterpretasikan berita yang dikirim menjadi informasi yang berarti.
Penerima pesan menginterpretasikan (menguraikan) pesan yang disampaikan
berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk dapat benar-benar
memahami pesan tersebut.
6.Receiver (penerima)
Receiver merupakan orang yang
menerima berita. Penerima pesan menginterpretasikan (menguraikan) pesan yang
disampaikan berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk dapat
benar-benar memahami pesan tersebut.
7. Feedback (umpan balik)
Proses komunikasi satu arah tidak
memungkinkan adanya umpan balik penerima kepada komunikator. Proses
komunikasi dua arah memberikan umpan balik semacam itu.
Hambatan-hambatan dalam
Berkomunikasi
Menurut Sabardi (1992),
hambatan-hambatan dalam komunikasi dapat dikategorikan sebagai hambatan pada
tingkat individual dan pada tingkat organisasional.
1.Hambatan Individu
Hambatan individual disebabkan oleh
beberapa hal, yaitu:
a.
Persepsi yang berbeda antara pengirim dan penerima berita b. Komunikator dalam keadaan membela diri. Komunikator hanya memikirkan cara untuk
membela diri saja sehingga tidak memperhatikan lawan bicaranya dan apa yang dibicarakan
oleh lawan bicaranya
c.
Status komunikator yang sangat berbeda atau didalam keadaan emosi dapat
mengaburkan
berita-berita yang dikirim maupun yang diterima
d. Pendengaran
yang lemah sehingga berita yang ditangkap berbeda pengertian dengan
pengirimnnya
e.
Penggunaan bahasa yang tidak tepat baik kata-kata yang tidak dimengerti
oleh penerima
maupun penggunaan
kata-kata yang keliru
. f.
Ketidakpercayaan receiver baik kepada sender maupun berita yang diterimanya.
Sumber
http://donniputraa.blogspot.com/2015/01/komunikasi-dalam-manajemen-pelatihan.html