Jumat, 23 Januari 2015

Komunikasi dalam Manajemen




a.       Definisi komunikasi
Komunikasi merupakan intisari interaksi sosial. Selama hidup manusia menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dalam beragam bentuk, cara dan situasi. Cara komunikasi dipilih sesuai dengan kebutuhan baik lisan, tulisan atau bahkan lambang-lambang. Dalam proses komunikasi manusia terkadang menggunakan media sebagai alat penyaluran pesan.
Winnet
Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut. 
Raymond Ross 
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
Bernard Barelson & Garry A. Steiner 
Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
b.      Proses komunikasi
Proses komunikasi berkaitan dengan bagaimana komunikasi itu  berlangsung. Untuk memahami proses komunikasi itu, berikut akan disajikan gambaran proses komunikasi secara sederhana.
 1.Sender
Dalam konteks organisasi merupakan karyawan atau manajer yang memiliki ide, niat-niat, informasi, dan tujuan untuk berkomunikasi.
2.Encoding (pengkodean)
Pengkodean dilakukan untuk menerjemahkan ide komunikator menjadi sekumpulan simbol yang sistematis yang mengungkapkan makna informasi dikomunkasikan.
3.Message (pesan)
Pesan merupakan apa yang ingin disampaikan setiap individu kepada orang lain, dan bentuk pesan sangat tergantung media yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut.
4.Channel message (perantara)
Perantara adalah sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Organisasi menyediakan informasi kepada anggotanya dengan berbagai cara, termasuk komunikasi tatap muka, telepon, pertemuan kelompok, komputer, memo, pernyataan kebijaksanaan, sistem imbalan, jadwal produksi, dan ramalan  penjualan.
5. Decoding
Decoding adalah proses menginterpretasikan berita yang dikirim menjadi informasi yang berarti. Penerima  pesan menginterpretasikan (menguraikan) pesan yang disampaikan berdasarkan  pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk dapat benar-benar memahami pesan tersebut.
6.Receiver (penerima)
Receiver merupakan orang yang menerima berita. Penerima pesan menginterpretasikan (menguraikan) pesan yang disampaikan berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya untuk dapat benar-benar memahami pesan tersebut.
7. Feedback (umpan balik)
Proses komunikasi satu arah tidak memungkinkan adanya umpan balik  penerima kepada komunikator. Proses komunikasi dua arah memberikan umpan  balik semacam itu.

Hambatan-hambatan dalam Berkomunikasi
Menurut Sabardi (1992), hambatan-hambatan dalam komunikasi dapat dikategorikan sebagai hambatan pada tingkat individual dan pada tingkat organisasional.
 1.Hambatan Individu
Hambatan individual disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:
a.       Persepsi yang berbeda antara pengirim dan penerima berita 
b.      Komunikator dalam keadaan membela diri. Komunikator hanya memikirkan cara untuk 
          membela diri saja sehingga tidak memperhatikan lawan bicaranya dan apa yang dibicarakan 
          oleh lawan bicaranya
       c.       Status komunikator yang sangat berbeda atau didalam keadaan emosi dapat mengaburkan 
                 berita-berita yang dikirim maupun yang diterima
d.       Pendengaran yang lemah sehingga berita yang ditangkap berbeda pengertian dengan 
                 pengirimnnya
       e.       Penggunaan bahasa yang tidak tepat baik kata-kata yang tidak dimengerti oleh  penerima 
                 maupun penggunaan kata-kata yang keliru
.      f.       Ketidakpercayaan receiver baik kepada sender maupun berita yang diterimanya.

Sumber
http://donniputraa.blogspot.com/2015/01/komunikasi-dalam-manajemen-pelatihan.html